Pelaksanaan UKG di SMP Negeri 1 Bumiayu Lancar

Diposting pada: 2015-11-24, oleh : Nova Arri Kurniawan, Kategori: Informasi Sekolah

Setelah berlangsung selama sembilan hari, dari tanggal 16 sampai 24 November 2015, pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) di SMP Negeri 1 Bumiayu berjalan lancar tanpa kendala berarti. Sebagai satu-satunya SMP berstandar nasional di Kecamatan Bumiayu, SMP Negeri 1 Bumiayu ditunjuk sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) Guru Tahun 2015. Di kecamatan Bumiayu hanya dua sekolah yang ditunjuk sebagai TUK, yaitu SMP Negeri 1 Bumiayu dan SMA Negeri 1 Bumiayu yang harus melayani peserta UKG dari Kecamatan Bumiayu, Bantarkawung dan Sirampog.

 

Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) Tahun 2015 ini bertujuan untuk melakukan pemetaan dalam rangka memperoleh baseline tentang kompetensi guru. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, Sumarna Surapranata di Jakarta pada tanggal 15 September 2015.

 

Secara nasional, UKG dilaksanakan pada tanggal 9 sampai 27 November 2015 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK). Sebanyak 3.015.315 orang guru terdaftar sebagai peserta, baik guru negeri, honorer serta guru swasta. Baseline yang didapat dari UKG tahun 2015 nantinya akan digunakan sebagai bahan untuk melakukan peningkatan kompetensi secara berkelanjutan yang berupa pendidikan dan pelatihan atau Diklat.

 

Bertindak sebagai Pengawas di SMP Negeri 1 Bumiayu adalah Dra Djamilah dari UPTD Pendidikan Kecamatan Bumiayu, Koordinator Lokasi (Korlok) Kris Sartono SPd, Pembantu Korlok Nasruloh SAg dan Teknisi Slamet Nurdin SKom.

 

Menurut Kris Sartono SPd, secara umum pelaksanaan UKG di SMP Negeri 1 Bumiayu ini berjalan lancar. Sedikit kendala antara lain adalah ada beberapa guru yang kurang bisa mengoperasikan komputer sehingga harus dipandu langkah-langkah teknisnya. Selain itu, ada pula beberapa guru yang mengalami kesalahan antara nomor kode peserta dengan mapel yang diampu sehingga terjadi kesalahan soal. Hal tersebut mengakibatkan peserta harus menunda pelaksanaan UKG-nya pada periode UKG susulan.


 


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.m-edukasi.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini

Forum Multimedia Edukasi  www.formulasi.or.id
15709 Total Hits Halaman
2907 Total Pengunjung
280 Hits Hari Ini
28 Pengunjung Hari Ini
3 Pengunjung Online