Jelang UN, 281 Siswa Kelas 9 Gelar Doa Bersama

Diposting pada: 2015-05-02, oleh : Nova Arri Kurniawan, Kategori: Informasi Sekolah

     Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP yang akan dilaksanakan mulai tanggal 4 sampai 7 Mei 2015, seluruh peserta didik kelas 9 SMP Negeri 1 Bumiayu menggelar kegiatan sholat hajat dan doa bersama (istighosah).

 

     Hari kamis pagi (30 April 2015) bertempat di Masjid Al Mubaarokah, sebanyak 281 calon peserta Ujian Nasional mengikuti kegiatan religius ini. Sebelum doa bersama dimulai, seluruh peserta melaksanakan sholat hajat agar diberi kesiapan dalam menghadapi hajat besar Ujian Nasional ini. Seusai sholat, para siswa mendapat suntikan motivasi dari Bapak Kepala SMP Negeri 1 Bumiayu, Kris Sartono SPd. Selain menyampaikan beberapa petunjuk teknis UN, beliau juga menghimbau kepada para peserta untuk pasrah dan ikhlas dalam memanjatkan doa kepada Allah SWT.

 

     Sekitar pukul 09.00 kegiatan doa bersama dimulai. Dengan dipimpin oleh Kyai Afifulloh, Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikam Bangbayang Bantarkawung, para siswa nampak khusyuk dalam mengikuti rangkaian zikir dan doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT, bahkan nampak beberapa siswa yang sampai menitikkan air mata. Bapak Kyai Afifulloh memberikan tausiahnya bahwa setelah kita memiliki persiapan matang tentang teknis UN, sebagai seorang hamba sudah sepantasnya kita meminta kepada Allah SWT sebagai pemilik segala sumber ilmu.

 

     Bukan hanya para siswa yang melakukan doa bersama ini, segenap guru dan karyawan pun ikut memanjatkan doa demi kesuksesan peserta didik dalam mengerjakan soal-soal UN nanti.

 

     Pembina kesiswaan, Muji Suwito SPd menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama ini merupakan agenda yang rutin dilaksanakan oleh peserta didik kelas 9 setiap menjelang Ujian Nasional. Tujuannya adalah sebagai salah satu ikhtiar kita kepada Allah SWT agar diberi kemudahan dan kelancaran dalam mengerjakan soal-soal Ujian Nasional sehingga memperoleh nilai yang baik. Kegiatan doa bersama ini adalah kegiatan penutup dari rangkaian program Bimbingan Belajar atau jam tambahan yang sudah dilaksanakan sejak bulan Januari 2015.

 

     Bapak Wawan Sofwan SAg, selaku guru Agama menuturkan bahwa belajar dan berdoa merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dan harus dijalani oleh para peserta Ujian. Diharapkan dengan berdoa akan tumbuh rasa percaya diri serta pikiran menjadi lebih tenang sehingga hasil yang dicapai akan lebih maksimal.

 

Selamat berjuang siswa-siswiku... Semoga kesuksesan selalu menyertaimu...


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.m-edukasi.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini

Forum Multimedia Edukasi  www.formulasi.or.id
15734 Total Hits Halaman
2907 Total Pengunjung
305 Hits Hari Ini
28 Pengunjung Hari Ini
2 Pengunjung Online