Semarak Perayaan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Bumiayu

Diposting pada: 2017-04-22, oleh : Nova Arri Kurniawan, Kategori: Informasi Sekolah

Seratus tiga puluh delapan tahun yang lalu, tanggal 21 April 1879, di Mayong Jepara lahir seorang tokoh emansipasi wanita bernama Raden Ajeng Kartini. Ayahnya adalah BUpati Jepara RM Adipati Ario Sosroningrat dan ibunya MA Ngasirah.

 

Habis Gelap Terbitlah Terang (Door Duistermis tox Licht) adalah judul buku dari kumpulan surat-surat Raden Ajeng Kartini yang terkenal. Surat-surat yang dituliskan kepada sahabat-sahabatnya di negeri Belanda itu kemudian menjadi bukti betapa besarnya keinginan dari seorang Kartini untuk melepaskan kaum wanita dari diskriminasi yang sudah membudaya pada zaman itu. Buku itu menjadi pedorong semangat para wanita Indonesia dalam memperjuangkan hak-haknya. Perjuangan Kartini tidaklah hanya tertulis di atas kertas tapi dibuktikan dengan mendirikan sekolah gratis untuk anak gadis di Jepara dan Rembang. Upaya dari puteri Bupati Jepara ini telah membuka penglihatan kaumnya di berbagai daerah lain. Sejak itu sekolah-sekolah wanita lahir dan bertumbuh di berbagai pelosok negeri. Wanita Indonesia pun perlahan bangkit menjadi manusia seutuhnya.

 

Oleh karena didasari oleh semangat jiwa kartini itulah, hari Kartini 21 April 2017 di SMP Negeri 1 Bumiayu dirayakan dengan meriah. Kegiatan perayaan Hari Kartini diwujudkan dalam bentuk upacara peringatan dan berbagai lomba antar kelas (classmeeting).

 

Dalam upacara peringatan dibacakan sejarah singkat perjuangan RA Kartini dalam mewujudkan cita-cita memajukan kaum wanita di Indonesia. Para siswa putri dengan berbusana kebaya ala Kartini nampak hidmat mengikuti upacara. bertindak selaku pembina upacara adalah Ibu Nuning Pudjiasih SSi. Dalam sambutannya beliau menekankan kepada para siswa sebagai generasi penerus untuk jangan sampai lelah dalam belajar demi tercapainya cita-cita. Jiwa dan semangat Ibu Kartini patut menjadi teladan bagi kita semua.

 

Seusai upacara peringatan, para guru memilih beberapa peserta didik yang berpenampilan menarik untuk diberi bunga dan bingkisan sebagai simbol calon wanita yang siap berprestasi meneruskan cita-cita Kartini di masa mendatang.

 

Berbagai Lomba Ramaikan Perayaan Hari Kartini

 

Sudah menjadi tradisi di Spensabum, bahwa setiap perayaan kegiatan akan dilaksanakan secara total dan meriah. Bukan sekedar berbusana ala Kartini, bermacam lomba antar kelas pun digelar. Di antaranya adalah Lomba Keluwesan & Keserasian Berbusana, Melukis Kartini, Mewiru Kain, Cipta Baca Puisi dan Penyajian Jajan Pasar.

 

Lomba keluwesan dan keserasian berbusana adalah cabang lomba yang paling banyak menyedot perhatian. Bertempat di halaman tengah sekolah, sebanyak 24 pasang peserta menunjukkan penampilan terbaiknya. Laksana seorang model profesional, hampir semua peserta berusaha untuk tampil maksimal di depan para juri dan penonton. Sorak sorai pun menggema mengiringi setiap langkah para peserta.

 

Selain lomba keluwesan dan keserasian berbusana, lomba-lomba yang lain pun banyak dikerumuni penonton. Di lomba lukis Kartini tak diduga ternyata banyak siswa yang memiliki bakat lukis. Peserta dibebaskan menggunakan alat lukis yang mereka kuasai untuk melukis Kartini semirip mungkin.

 

Semarak kegiatan peringatan hari Kartini di Spensabum diakhiri dengan pentas seni sembari menikmati jajanan pasar yang sebelumnya telah dinilai olah dewan juri dalam lomba penyajian jajanan pasar.

 

Bukan sekadar gelar juara lomba yang dicari, namun semangat mengenang serta melanjutkan perjuangan Ibu Kartinilah yang lebih utama.
Dirgahayu RA Kartini.... Teruslah berprestasi Kartini-Kartini muda Spensabum....


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.m-edukasi.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini

Forum Multimedia Edukasi  www.formulasi.or.id
15725 Total Hits Halaman
2907 Total Pengunjung
296 Hits Hari Ini
28 Pengunjung Hari Ini
2 Pengunjung Online